![]() |
| Sumber: BolaSport.com |
#Styout Sempat
Puncaki Trending Topic di Twitter
Timnas Indonesia kembali harus mengubur mimpi untuk meraih gelar perdananya di ajang Piala AFF 2022. Setelah skuad asuhan Shin Tae-Yong ditaklukan Vietnam di laga semifinal dengan agregat gol 2-0. Kegagalan ini kemudian menyeret nama sang juru taktik Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong, terkait masa depannya di skuad garuda.
Kegagalan di ajang Piala AFF ini bukan yang pertama kalinya buat Timnas Indonesia bersama Shin Tae-Yong. Pasalnya Timnas Garuda juga pernah gagal meraih gelar juaranya pada edisi 2020 di Singapura, setelah dikalahkan oleh Thailand di laga puncak.
Shin Tae-Yong selama tiga tahun menangani Timnas Indonesia. Namun, belum ada gelar yang telah ia raih bersama Skuad Garuda. Setelah sederet kegagalan yang diperoleh Timnas Indonesia membuat nasib Shin Tae-Yong dipertanyakan.
Meski terikat kontrak hingga Desember 2023, namun #styout berkumandang di berbagai platform media sosial. Selain banyaknya suara yang meminta untuk Shin Tae-Yong untuk mundur dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia, akan tetapi ada juga yang mendukung Shin Tae-Yong untuk melanjutkan kariernya bersama Timnas Garuda.
Namun, ada beberapa keuntungan jika PSSI mempertahankan Shin Tae-Yong. Sejauh ini, Timnas Indonesia sudah mengalami perkembangan yang signifikan di bawah asuhan Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga telah berhasil mengubah total gaya permainan Timnas Garuda baik dari aspek fisik hingga taktik jitunya.
Sementara itu, masyarakat Indonesia juga harus bersabar dan percaya proses yang sedang dilalui oleh Timnas Indonesia bersama Shin Tae-Yong. Butuh waktu yang panjang untuk mengubah secara total filosofi sepakbola Indonesia yang ada saat ini.
Kendati demikian, masyarakat pun harus realistis dengan harapan jika Timnas Indonesia bermain di turnamen apapun. Demikian juga PSSI, tidak boleh memasang target yang terlalu tinggi pada proses yang sedang dilalui.
Terdapat deretan pencapaian Shin Tae-Yong ketika ia menunggangi Skuad Garuda. Seperti berhasil mengantarkan Timnas Indonesia U-20 dan Timnas senior untuk lolos ke ajang Piala Asia 2023.
Timnas Indonesia U-20 berhak
lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2023 setelah menjadi juara Grup F pada
Kualifikasi Piala Asia U-20. Sementara itu, Timnas seniornya pun lolos ke putaran final Piala Asia 2023 setelah
menjadi runner-up group pada Kualifikasi Piala Asia.

Kita lihat laga selanjutnya di bulan maret, apakah ada perkembangan yang baik terhadap garuda muda. Jika masih tudak ada kemajuan sudah seharusnya STY Mundur.
BalasHapusPara pemain skrang kurang kompak dan banyak melakukan kesalahan pasing
BalasHapuslanjutkeeun STY, biar belajar trs dari atlet timnas korea yang disiplin dan bisa berlaga di piala dunia
BalasHapusMau pelatih sekelas dunia gimanapun, kalo pemainnya ga nerapin di lapangan bakal susah buat juara sih
BalasHapusOptimis, keberhasilan yang tertunda. Semangat.....
BalasHapusSaya rasa Indonesia tdk perlu repot-repot soal sepak bola, krn sulit sekali membayangkan Indonesia bisa bicara banyak di level Dunia. Sekelas Asia Tenggara aja tdk pernah juara. Saya dukung Indonesia main Bulu Tangkis/Badminton, yg sudah jelas mampu dibanggakan
BalasHapus